Uncategorized

Peradi Bersatu Disaksikan Mahfud MD dan Yasonna Laoly

Jakarta, jarrakposajawa.com — Menko Polhukam Mahfud Md bersama Menkumham Yasonna Laoly, memfasilitasi dan menyaksikan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) kembali bersatu, Selasa 25 Februari malam.

Sejak Musyawarah Nasional (Munas) kedua yang diadakan di Makassar 2015 silam, Peradi terpecah menjadi 3 kubu. Kubu pertama yang dipimpin Fauzie Hasibuan. Kubu kedua yang dipimpin oleh Jeniver Girsang, mengklaim dirinya dipilih secara aklamasi dengan dukungan 43 DPN. Yang terakhir, pimpinan Luhut Pangaribuan.

Munas II Peradi ini berlangsung sejak 26-28 Maret 2015. Diadakannya Munas II in dengan tujuan memilih ketua umum DPN Peradi. Terdapat tujuh calon ketua umum DPN Peradi yakni Juniver Girsang, Hasanuddin Nasution, Humprey R Djemat, Luhut MP Pangaribuan, James Purba dan Fauzie Yusuf Hasibuan.

Dalam Munas II itu, tidak dihadiri seluruh anggota Peradi. Hanya 15.489 yang lolos verifikasi dari total 16.257 advokat. Dari total jumlah itu, hanya 785 pemilih dari 65 DPC Peradi. Mekanisme perwakilan pemilihan ketua ini pun sempat menjadi pro dan kontra di kalangan anggota Peradi.

Menurut Mahfud, penting untuk menyatukan tiga organisasi yang mengatasnamakan Peradi. Karena, dengan bersatunya ini, bisa memberikan kontribusi yang signifikan bagi negara.

“Negara atau pemerintah merasa rugi apabila organisasi advokat yang terbesar ini terpecah, sehingga pemerintah kekurangan partner untuk menyelesaikan masalah-masalah hukum. Pun dunia peradilan akan lebih tertib bila Peradi bersatu kembali, sehingga bisa menghasilkan pengacara-pengacara yang andal,” kata Mahfud dalam keterangannya.

Di tempat yang sama, Yasonna mengamini. Dia pun merasa senang dengan bersatunya Peradi.

“Atas prakarsa Pak Menko Polhukam, kita mencoba merajut perdamaian diantara tiga organisasi Peradi yang selama lima tahun berjalan sendiri-sendiri. Sangat senang karena ketiga pimpinan organisasi ini menyatakan kesediannya untuk bersatu kembali agar Peradi jaya,” ungkap Yasonna.

Diketahui, setiap organisasi diwakili oleh dua orang yang salah satunya adalah ketua masing-masing yakni Juniver Girsang, Luhut Pangaribuan, dan Fauzi Hasibuan. Di akhir pertemuan, ketiga pimpinan Peradi yang berbeda ini kemudian menandatani surat pernyataan untuk bersatu kembali dalam satu wadah organisasi.

Ketiganya menyampaikan terima kasih kepada Menko Polhukam dan Menkumham atas upaya penyatuan ini.

“Kami berterima kasih kepada Pak Mahfud dam Pak Laoly yang telah mengumpulkan kami untuk kembali bersatu dan menjadi satu,” ujar Juniver.

Pesan senada disampaikan Luhut Pangaribuan. “Ini demi nusa dan bangsa, kita dipertemukan oleh Pak Menko Polhukam dan Pak Menkumham, malam ini kami bertanda tangan dan berharap akan terwujud dengan baik,” jelas Luhut.

Fauzi Hasibuan pun menyampaikan harapannya, agar benar-benar Peradi bersatu.

“Malam ini dirajut sebuah kebaikan dan itikad baik bersama untuk menyambut hari esok agar Peradi bersatu dan makin maju” ungkap Fauzi.

Adapun, proses penyatuan kembali ketiga organisasi ini dimulai dengan rintisan musyawarah nasional (munas) bersama yang akan disusun dan dipersiapkan secara adil. penulis : salman alfarisi S.H.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close