News / Berita

PCTA-I Bangkalan Berbagi Di Bulan 1000 Berkah

PCTA-I (Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia) merupakan salah satu organisasi yang dijiwai manunggalnya keimanan dan kemanusiaan yang bergerak di bidang sosial ekonomi seni budaya yang berpusat di kota Mojokerto. Organisasi ini di prakarsai oleh Romo Kyai Haji Muchtar Mu’thi asal Losari Ploso Jombang, Jawa timur. Serta pemuka agama lain yang di angkat menjadi dewan penyantun dalam strukturalnya.

Wabah boleh melanda, tapi kebajikan harus tetap dijaga. Termasuk kebaikan untuk membagikan takjil saat puasa. Jika sebelumnya dibagikan di jalan, kini pembagiannya dari pintu ke pintu. Sebab Ramadan tahun ini berbeda. Tahun lalu sebelum masa pandemi ini, ramai orang berlalu lalang beraktivitas nyareh malem (bahasa Madura) untuk menyemarakkan bulan suci.

Desa pangpong Bangkalan Madura menjadi sasaran pembagian ta’jil oleh anggota dan relawan DPC PCTA-I Bangkalan. (21/05/20)

Panitia kecil terdiri dari beberapa anggota DPC PTA-I, menenteng tas kantongan berwarna merah yang berisi susu kaleng, biskuit dan lain-lain. Ta’jil yang berupa bingkisan tersebut dibagikan kepada masyarakat sekitar yang kurang mampu di rumah masing-masing.

“Tahun ini pembagian ta’jil dan makanan berbuka memang berbeda. Tidak dibagikan di jalan raya tapi langsung diantar ke rumah warga. Tapi itulah tugas kami sebagai insan sosial”, ungkap Ir Yusrin Hanura Sekcab PCTA-I Kabupaten Bangkalan.

Tak hanya Desa Pangpong para relawan terus menyisir sesuai data petunjuk di desa-desa sekitar, tak luput dari perhatian para relawan.

“Kami harap sedikit bantuan ini bisa dapat membantu bagi para masyarakat di dalam kondisi seperti ini”, tegas Ketua PCTA-I Bangkalan R. Abdul Hamid melalui sambungan telepon.

Meskipun banyak orang, nyatanya mereka bisa tertib. Selama pembagian, sejumlah relawan mengukur suhu badan , himbauan penggunaan masker, cara mencuci tangan yang benar dengan cara 7 langkah sesuai dari WHO.

Penulis : UMAR FARUQ

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close