Uncategorized

Melestarikan Budaya Tapak Suci, WVI beri Wadah

surabaya — WVI (Wahana Visi Indonesia ) bekerjasama dengan Perguruan Pencak Silat Tapak Suci menggembleng anak kecil mulai usia 7 – 12 tahun untuk bergabung bersama mengikuti latihan di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Wahana Visi Indonesia (WVI) adalah yayasan sosial kemanusiaan Kristen yang bekerja untuk membuat perubahan yang berkesinambungan pada kehidupan anak, keluarga, dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan. WVI mendedikasikan diri untuk bekerjasama dengan masyarakat yang paling rentan tanpa membedakan agama, ras, etnis, dan jenis kelamin.

Perguruan Tapak Suci adalah perguruan yang merupakan peleburan sekaligus kelanjutan dari tiga paguron yang pernah ada sebelumnya, yaitu: Kasegu, Sironoman, dan Kauman, berlandaskan Al Islam dan berjiwa ajaran KH. Ahmad Dahlan, membina pencak silat yang berwatak serta berkepribadian Indonesia, melestarikan budaya bangsa yang luhur dan bermoral, serta mengabdikan perguruan untuk perjuangan agama, bangsa, dan negara.

Halaman sekolah PAUD Srengganan Dalam Gang 1 Kelurahan Sidodadi menjadi tempat latihan untuk mengembangkan bakat anak-anak usia dini.

“Kami berharap anak-anak bisa berkembang menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya”, ujar Nur Hasanah Pendamping anak-anak dari kegiatan tersebut.

Jamaluddin (42) pelatih pencak silat tapak suci yang di tunjuk oleh WVI memiliki banyak kesibukan melatih dan mencari nafkah sehari-hari.

“Namun untuk memberikan pelatihan yang terbaik untuk mereka (anak-anak yang mengikuti latihan ) saya siap untuk mengajar mereka karena anak harus di arahkan agar bisa mengasah keterampilan serta kompetensi dasar”, kata Jamaludin saat ditemui tim Jarrakposjawa.com.

Sambung Jamaluddin, butuh kerjasama dengan para orang tua sebagai support di dalam mengembangkan bakat serta potensi anak-anak. Karena bukan hanya sekadar latihan, jenjang kedepannya adalah harus mengikuti program dan kompetensi pertandingan turnamen yang di gagas oleh IPSI.

penulis : umar faruk

editor : salman alfarisi S.H.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close