Uncategorized

MELAWAN KEPIKUNAN DENGAN LUPA

Jatim/jarrakpos

Melawan Kepikunan dengan LUPA

Pertama Kali di ajak istri utk bergabung dalam kelompok kajian Al Quran yang bernama One Week One Juz, aku agak enggan utk menjawab “mau” karena aku beranggapan ikut kumpulan seperti itu hanya buang waktu Dan ajang pamer. Namun setelah aku mendengarkan wejangan dari alm.prof Samino ( Semoga Allah SWT merahmatinya) terkait dengan tips menghindari pikun di usia tua..yaitu melalui terapi yang bernama “LUPA”.. wah seru Juga judul terapi nya. Utk melawan kepikunan alias mudah lupa dengan teori yg bernama LUPA Juga.. Prof Samino menjelaskan yg di maksud dengan LUPA adalah L ( Latihan ) dengan sering berlatih mengingat sesuatu maka Akan memudahkan otak utk mengingat hal2 yg penting dalam hidup Kita apapun itu Dan yg paling penting adalah persiapan menuju Hari akhir “Kiamat” dengan memperbanyak ibadah Kita kepada Allah SWT.. ibadah yg paling pertama Kali di hisab di yaumil akhir adalah sholat Kita..dalam sholat Kita diminta membaca utk membaca Surat pendek atau ayat2 dalam Al Quran yg bisa mengingatkan Kita Akan kebesaran Allah SWT sebagai illah yg selalu Kita syukuri semua karunia-Nya..namun Hal itu yg menjadi kelemahan Kita yaitu hafalan Kita tidak banyak.. mungkin dari 116 Surat dalam Alquran hanya sekitar 5-20 yg bisa Kita hafal.. Dan itupun tdk Kita ketahui artinya..apalagi hafal artinya Dan melaksanakannya ataupun mengamalkannya. Dengan banyak membaca Alquran dalam OWOJ maka Kita sudah mendisiplinkan diri Kita utk berlatih pikiran Kita, mata Kita Dan telinga Kita sehingga Kita bisa menerapkan prinsip L agar terhindar dari kepikunan. Berikutnya adalah U yaitu Ulangi, dengan melakukan pengulangan pada setiap aktifitas terutama baca Quran maka akan terbentuk satu folder khusus di otak Kita yang Akan secara otomatis terbuka tatkala Kita membutuhkan informasi terkait Alquran sehingga Hal ini akan memudahkan Kita utk melakukan tafakur pada saat Kita sholat ataupun baca Alquran.. selanjutnya adalah P (Perhatian), yang dimaksud Perhatian ini adalah Kita harus konsisten atau istiqomah dalam menerapkan Latihan Dan Ulangan dengan memberikan Perhatian khusus atau fokus pada upaya membaca Alquran sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan yang terakhir adalah A (asosiasi atau berkelompok). Nah, disinilah peran OWOJ (one week one Juz ) sebagai kelompok kajian via WhatsApp untuk belajar Alquran bersama dengan melakukan kajian terjemahan Dan melaporkan secara rutin via WA ke grup yang dibentuk.  Pola Asosiatif ini membuat Kita selalu istiqomah/konsisten untuk melakukan baca Alquran Dan terjemahan karena anggota grup Dan admin Akan mengingatkan Kita jika Kita lupa tidak melaporkan secara rutin.. Hal inilah secara teori menurut alm.prof Dr.Samino yang akan menghindarkan Kita dari kepikunan.
Semoga dengan LUPA Alan menghindarkan Kita dari kepikunan sehingga Masa tua Kita bisa berakhir dengan tetap ingat Akan kebesaran Allah SWT Dan menghadap kehadlirat-Nya dalam kebahagiaan. Aamiin..

Jarrakposjawa/tfk.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close