Uncategorized

Jakarta Banjir, dari Daerah Kumuh hingga Istana

Jakarta, Jarrakposjawa.com — Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin malam menyebabkan sejumlah wilayah dilanda banjir termasuk kawasan di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. (25/2)

Berdasarkan informasi dari akun Twitter @TMCPoldaMetro hingga pukul 07.00 WIB pagi tadi, air setinggi 20-30 Sentimeter (cm) menggenangi Jalan Medan Merdeka Timur arah Monas Timur, tepatnya di depan gedung Pertamina. Akibatnya, lalu lintas di sekitar kawasan itu tersendat. Jalan Medan Merdeka Timur bahkan sudah tak bisa dilintasi.

Genangan setinggi 15-20 cm juga muncul di kawasan gedung PLN Gambir, Jakarta Pusat, menuju arah kantor Kedubes Amerika Serikat.

Sebelumnya, Pintu Air Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat telah dinyatakan Siaga 1 alias kondisi darurat.

Berdasarkan data ketinggian air per pukul 06.00 WIB yang dikutip dari akun twitter Sumber Daya Air DKI Jakarta, Pintu Air Karet masih jadi satu-satunya yang berstatus Siaga 1. Ketinggian air mencapai 700 cm.

Bukan hanya itu, jalur transjakarta pun tergenang dan mengalami gangguan layanan. Sejumlah koridor dan rute Transjakarta tak melayani penumpang dan sejumlah rute mengalami pengalihan jalur.

Dilansir akun Twitter resmi PT Transportasi Jakarta @PT_Transjakarta, Selasa (25/2) tiga koridor utama Transjakarta lumpuh dan tak dapat melayani pelanggan karena genangan air yang cukup tinggi.

Tiga koridor yang lumpuh adalah koridor 3 jurusan Kalideres-Pasar Baru, koridor 10 jurusan Pinang Ranti – Pluit, serta koridor 11 jurusan Pulogebang-Kampung Melayu.

Sejumlah titik banjir diantaranya Mampang, Jalan Yos Sudarso, Kedoya, Jalan Dewi Sartika, Kemang, Jalan Kelapa Gading Timur, Jalan Salemba Raya, Sunter dan beberapa titik lainnya. salman law

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Close