Uncategorized

Arab Saudi Keluarkan Fatwa Larangan Solat Berjamaah, Ancaman Virus Corona

Terkait wabah Virus Corona yang mulai merambah di Arab Saudi, Haiyah Kibar Ulama (Dewan Ulama Senior) Arab Saudi mengeluarkan fatw tentang keringan tidak melaksanakan solat Jumat dan berjamaah di Masjid.

Jumlah pasien yang terjangkit Virus Corona atau COVID-19 di Arab Saudi, naik menjadi 45 orang. Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan kondisi ini mendorong pihaknya melakukan tindakan untuk menghentikan penyebaran virus mematikan itu. Salah satunya dengan meminimalisir warganya untuk berkontak fisik secara langsung melalui fatwa ini.

Fatwa ini dikeluarkan dari Sidang Luar Biasa ke-24 yang dilangsungkan di Riyadh, Rabu (11/3/2020). Membahas tentang ketentuan Syariah Islam pencegahan penyakit menular mematikan seperti Virus Covid-19.

Isi dari fatwa tersebut, diantaranya bagi penderita penyakit Virus Covid-19 di”haram”kan menghadiri solat jumatdan jemaah di masjid. Bagi yang telah diisolir, “boleh” meninggalkan shalat jum’at dan berjemaah di masjid, kemudian melaksanakan shalat-shalatnya di rumah atau di tempat di mana dia diasingkan. Bagi siapa yang merasa tidak enak badan kemudian khawatir bisa membahayakan atau menyakiti orang lain, maka dia diperbolehkan untuk tidak melaksanakan shalat Jumat dan berjamaah.

Adapun isi fatwa mengenai tata cara melaksanakan solat jemaah di masjid yakni, jarak antara adzan dan iqomah tidak boleh lebih dari 10 menit. Pelaksanaan solat tidak boleh lebih dari 15 menit. Kemudian antar jemaah dilarang melakukan kontak langsung seperti berjabat tangan dan cium pipi.

Menurut Kibar Ulama Senior Arab Saudi, ketentuan dalam fatwa tersebut tidak melanggar Syariah dan sudah sesuai dengan hadis Nabi yang memperbolehkan larangan solat berjamaah bagi penderita suatu penyakit menular.

Maka, bagi yang dikecualikan dalam fatwa tersebut tidak dapat melaksanakan shalat Jumat, diganti dengan shalat Dzuhur empat raka’at.

Kibar Ulama Saudi kembali mengingatkan agar mematuhi instruksi, arahan, dan peraturan yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang. Salman Alfarisi S.H

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close